SMA PKP Jakarta Islamic School mewisuda 248 siswa kelas XII Angkatan 34 pada Selasa (30/5/2023) di Balai Komando, Cijantung, Jakarta. Tema yang diusung: unggul berkarakter juara.
Ketua Umum PKP, Dr. K.H. Amidhan bangga, berterima kasih dan mengapresiasi SMA PKP atas pencapainnya sebagai Sekolah Penggerak, satu dari empat SMA swasta di Provinsi DKI Jakarta. Tentunya, menjadi Sekolah Penggerak ada banyak manfaat yang dapat dipetik, seperti peningkatan mutu hasil belajar, kompetensi kepala sekolah, kualitas sekolah, dan menjadi katalis kemajuan sekolah.
Lebih lanjut, Ketua Umum PKP mengemukakan bahwa PKP sebagai lembaga pendidikan berbasis agama Islam sesuai visi dan misinya telah menetapkan bahwa setiap lulusan PKP harus tahfiz juz 30 atau juz amma. Maknanya, setiap lulusan PKP harus mampu baca-tulis Al-Qu'ran.
Kualitas program tahfiz ini terus dijaga dan quality controlnya adalah Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah. Setiap tahunnya ada munaqosah/imtihan dari Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ).
Selain kemampuan tahfiz, lulusan SMA PKP Jakarta Islamic School juga mendapat bekal pendidikan karakter/ akhlak mulia, kepemimpinan dan wawasan kemandirian.
Sementara itu, kepala SMA PKP Jakarta Islamic School, Hj. Ummi Atiyah, S.H., dalam sambutannya menyatakan dengan gembira bahwa tahun ini, SMA PKP mendapat kuota masuk Universitas Indonesia (UI) sebanyak 81, naik signifikan dari 16 tahun lalu. Dan saat ini, lulusan yang sudah lapor diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebanyak lima orang, baik di UI, IPB, ITS, dan PTN lainnya.
Selamat kepada para wisudawan. Masa depan ada di tangan Anda. Jaga nama baik almamater di manapun Anda berada.
**Tongato

Tidak ada komentar:
Posting Komentar