MI PKP Sekolah Berbasis Al-Quran

 Penyerahan dokumen Panduan Sekolah Berbasis Al-Quran kepada MI PKP oleh Dikdasmen PKP, Selasa Juni 2023. 

Kiri-kanan : Bapak Suratman S.Pd (wakil sarpras), Nuati Mulyani, S.Pd (Wakil Kesiswaan), Bapak Yayat WH MM, M.Ikom (Direktur Dikdasmen), Endang Dwi M, S.Pd (Kepala Madrasah) dan Ibu Habibah Nurlaeli, S.Pd (Wakil Kurikulum)

Bapak Yayat W Herianto MM, M.Ikom, Direktur Dikdasmen berpesan agar panduan tersebut dapat digunakan terutama dalam penyusunan Rencana Kerja MI PKP yang akan dilaksanakan pada 14-15 Juni 2023 dan dilaksanakan secara terus menerus serta konsisten agar mutu sekolah dapat terus meningkat.

Kiri-kanan : Bapak Harun Al Rasyid M.Pd (Konten Kreatif dan Perpustakaan), Bapak H Dadang Ependi M.Pd (Kekhasan dan Penjaminan Mutu), Bapak Suratman S.Pd (wakil sarpras), Nuati Mulyani, S.Pd (Wakil Kesiswaan), Bapak Yayat WH MM, M.Ikom (Direktur Dikdasmen), Endang Dwi M, S.Pd (Kepala Madrasah), Ibu Habibah Nurlaeli, S.Pd (Wakil Kurikulum) dan Anatta Sannai, M.Pd (Litbang dan Teknologi Pendidikan)

Alhamdulillah, berkat rahmat dan hidayah Allah Subhanahu wata’ala, kami dapat menyusun Buku Konsep Sekolah Berbasis Al Qur’an. Penyusunan buku ini bertujuan untuk memberikan gambaran  (grand design) Konsep Sekolah Berbasis Al Qur’an di MI PKP Jakarta Islamic School.

Buku ini merupakan upaya DIKDASMEN khususnya, umumnya Yayasan PKP DKI Jakarta dalam rangka mendorong Satuan Pendidikan khususnya MI PKP JIS agar mampu menerjemahkan nilai-nilai keagamaan yang bersifat normatif menuju keberagamaan yang yang bersifat kompeten, dan pengamalan nilai-nilai Al Qur’an khususnya dan nilai-nilai keislaman pada umumnya yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan juga harus menyentuh segi pengetahuan(kognitif), sikap (afektif), dan praktik/prilaku (psikomotorik).

Pengembangan   konsep sekolah berbasis Al Qur’an di MI PKP diupayakan dilaksanakan secara bertahap dan sistematis agar upaya penerapan kosep ini bisa dipahami dan dilaksanakan di Mi PKP. Pola pengembangan akan dilakukan sebagai berikut :

1.  1. Pembelajaran Tahsin terstandarisasi, karena pertimbagan tenaga pengajar berasal dari berbagai latar belakang pendidikan Al Qur’an dan daerah yang berbeda-beda, keragaman dan perbedaan tersebut akan menghambat pembelajaran yang berkelanjutan, pada tahap selanjutnya membentuk karakter semua guru adalah guru Al; Qu’an.

2.  2. Berkolaborasi dengan metode pembelajaran tersetandarisasi, salah satu contoh dengan metode pembelajaran qiroati, ummi atau lainnya.

3. Pemberdayaan SDM guru melalui Rekkrutmen dan seleksi, peroses penilaian dilakukan oleh Koordinator Al Qur’an/guru/HRD yang sudah bersyahadah.

4.   4. Metode dan Model Pembiasaan Peserta Didik.

5.   5.  Integrasi dengan Mata Pelajaran Umum.

6.   6. Target lulusan Tahsin, Tahfiz juz 30 serta bacaan solat , doa harian dan hadits.

Demikian gambaran umum  konsep sekolah berbasis Al Qur’an yang akan dilaksanakan di MI PKP, kami menyadari bahwa dalam buku ini  tidak luput dari kekurangan, dengan semangat amar ma’ruf nahi munkar dan upaya peningkatan serta perbaikan kami senantiasa mengharapkan kontribusi pemikiran para pembaca untuk memberikan saran dan kritik demi kesempurnaan buku ini sehingga buku ini bermanfaat untuk MI PKP khususnya, umumnya untuk Yayasan PKP DKI Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar