MEMETAKAN POTENSI, MERAIH BRANDING

 MEMETAKAN POTENSI, MERAIH BRANDIN

Oleh : Dr. Tongato, M.Si


“Samakan persepsi, tumbuhkan dengan cinta, dan kembangkan daya tarik/nilai lebih sekolah/madrasah adalah tiga frasa kunci, bagaimana MAN Insan Cendekia, Serpong membangun, memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan.”

Tiga frasa kunci tersebut mengemuka dalam diskusi peningkatan mutu pendidikan yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PKP Jakarta Islamic School pada Jumat (17/2/2023) yang menghadirkan pembicara, Ifik Ernaka, M.Hum., Staf Pengajar MAN Insan Cendekia, Serpong. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum PKP, Dr. K.H. Amidhan, Ketua Pengawas, Drs. H. Andi Mappaganty, M.M., Sekretaris PKP, Dr. H. Tongato, M.Si., Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah, Drs. Yayat W. Heriyanto, M.M.,M.Ikom, Kepala dan Wakil  Kepala Satuan Pendidikan KB-TK, MI, MTs, SMA, SMK PKP 1, MTs dan MA Pesantren, Kepala Bagian Kepegawaian PKP, serta staf Dikdasmen PKP.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKP, Dr. K.H. Amidhan menyambuat baik kegiatan diskusi seperti ini. Meskipun kita tidak bisa mengkopi apa yang telah berhasil dilakukan MAN Insan Cendekia, kita dapat mengambil hal-hal yang baik dan sesuai yang dapat kita lakukan di lingkungan PKP DKI Jakarta. Demikian juga Ketua Pengawas PKP, Drs. H. Andi Mappaganty, M.M., yang menyambut baik kegiatan diskusi ini. “Kita dapat belajar dari MAN Insan Cendekia,” ujar beliau. 

Mengawali paparannya, Ifik Ernaka, M.Hum., menyampaikan bahwa tantangan dalam pengelolaan MAN Insan Cendekia, Serpong tidaklah mudah. Semua tantangan dihadapi dengan baik. Caranya dengan terus belajar, dari tantangan yang ada dan juga terus melakukan studi tiru ke beberapa sekolah/madrasah yang memiliki keunggulan.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa MAN Insan Cendekia Serpong yang diprakarsai Prof. Dr. B.J. Habibie merupakan madrasah unggulan di Indonesia. Berdiri sejak 1996 dan hingga kini telah berdiri pula MAN Insan Cendekia di setiap provinsi. Lulusan MAN Insan Cendekia 90% tiap tahunnya diterima di perguruan tinggi negeri, dalam dan luar negeri.

Apa rahasia MAN Insan Cendekia, Serpong yang hingga kini terus membangun, memelihara dan meningkatkan mutu pendidikannya? Berikut diantaranya rahasia yang dikemukakan pembicara utama diskusi: 

Pertama, membuat peta kekuatan sekolah/madrasah sekitar. Peta ini penting untuk mengetahui kelebihan-kelebihannya dan untuk kemudian memposisikan sekolah/madrasahnya sendiri. 

Kedua, guru gembira dan senang dalam proses pembelajaran. Apa resepnya? MAN Insan Cendekia menekankan sebagaimana pesan Pendiri Pesantren Gontor bahwa metode mengajar lebih penting daripada materi, guru lebih penting daripada metode mengajar, dan jiwa (ruh) seorang guru jauh lebih penting daripada guru itu sendiri. Selain itu, MAN Insan Cendekia memprogramkan in house training paling tidak dua kali setahun. 

Ketiga, membangun budaya belajar dan penguatan budaya baca. Caranya, guru ketika mengajar menyampaikan pengantar, materi, diskusi dan presentasi. Dalam presentasi, peserta didik harus mencantumkan buku referensi minimal 3 buku. 

Keempat, penguatan pendidikan karakter, moderasi agama, dan pendidikan antikorupsi. Selain itu, MAN Insan Cendekia juga menerapkan sekolah/madrasah ramah anak dan ramah lingkungan.

Kelima, peran guru Bimbingan Konseling (BK) dalam memetakan dan membimbing peserta didik yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan bakat dan minatnya.

Keenam, menerapkan program kemandirian peserta didik. Peserta didik belajar dan menerapkan leardership, pidato dan seterusnya. Peserta didik mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan sekolah seperti kegiatan lomba dan lainnya.

Ketujuh, memfasilitasi club-club bidang studi. Anggota club di MAN Insan Cendekia harus mengikuti sederet seleksi yang ketat untuk dapat menjadi anggotanya. Anggota club inilah yang menjadi perwakilan dalam olimpiade atau lomba-lomba sekolah/kota/provinsi/nasional.

Kedelapan, menghadirkan alumni yang sukses untuk memberikan motivasi kepada adik-adik kelasnya. MAN Insan Cendekia dapat melakukannya karena sudah menjalin  komunikasi secara intensif dan berkelanjutan. Alumni yang sukses mendapat ruang yang luas untuk tampil dan membimbing adik-adik kelasnya dalam event yang terprogram dengan baik.

Kesembilan, menyelenggarakan program PAMUNGKAS, peningkatan mutu untuk akademik siswa. Program ini sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar berhasil melanjutkan pendidikan tinggi pilihannya. Kegiatannya antara lain menambah jam persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), menyelenggarkan try out internal dan eksternal.

Akhirnya, membangun, memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan PKP Jakarta Islamic School merupakan konsen kita bersama. Untuk itu, mari kita terus menyamakan persepsi, melayani dengan cinta dalam pembelajaran, dan mengembangkan daya tarik/nilai lebih setiap satuan pendidikan. Bila kita secara konsisten dan berkelanjutan melakukannya, insya Allah yakin usaha sampai.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar