Peluncuran dan Bedah Buku Karya Dr. K.H Amidhan

Acara Peluncuran dan Bedah Buku pada Rabu (23/03/2021) pukul 10.00 sd 12.00 diikuti oleh para tokoh nasional dengan pembicara Taufik Ismail dan Fahri Ali, selaku moderator Bapak Yayat W Herianto Direktur Dikdasmen PKP DKI Jakarta berlangsung di Aula Alkautsar Kampus PKP JIS dan secara daring Zoom meeting serta disiarkan streaming Youtube Channel Kampus PKP JIS.

 


Pembahasan tentang organisasi terlarang dan pelanggar HAM berat, Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menarik untuk diikuti. Ini sebagai catatan pengingat bahwa kita tetap harus waspada. Din Syamsudin juga mengingatkan untuk kita antisipasi komunis gaya baru.

 

Buku yang ditulis Dr. K.H. Amidhan sebagai pelaku sejarah dan diulas kolumnis, Fachry Ali dan sastrawan, Taufik Ismail mampu menarik perhatian hadirin dan pemirsa yang merupakan generasi muda atau tidak mengalami masa mencekam PKI.

 


Soco adalah sebuah desa kecil yang terletak hanya beberapa ratur meter disebelah selatan lapangan udara Iswahyudi, Madiun. Desa Soco termasuk dalam wilayah Kecamatan Bendo, Kabupaten magetan. Dalam peristiwa berdarah pemberontakan PKI tahun 1948, Soco memiliki sejarah tersendiri.
 
Di desa inilah terdapat sebuah sumur tua yang dijadikan tempat pembantaian PKI. Ratusan korban pembunuhan keji yang dilakukan PKI ditimbun jadi satu di lubang sumur yang garis tengahnya tak lebih dari satu meter itu. Letak Soco yang strategis dan dekat dengan lapangan udara dan dipenuhi tegalan yang banyak sumurnya, menjadikan kawasan itu dipilih PKI untuk dijadikan ladang pembantaian. Apalagi desa ini juga dilewati rel kereta lori pengangkut tebu ke pabrik gula glodok, pabrik gula kanigoro dan juga pabrik gula gorang gareng. Gerbong kereta lori dari pabrik pabrik gula itulah yang dijadikan kendaraan mengangkut para tawanan untuk dibantai di sumur tua ditengah tegalan desa Soco.

*Sn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar